Pandangan Psikologis Tentang Kebiasaan Pamer Harta

Pandangan Psikologis Tentang Kebiasaan Pamer Harta

Blog.resi.co.id – Hello everyone, pembahasan yang akan kalian simak dari ulasan admin mengenai Pandangan Psikologis Tentang Kebiasaan Pamer Harta.

Kini pamer harta sudah tidak asing lagi di sosial media maupun dunia nyata, sudah banyak orang yang telah melakukan kebiasaan ini.

Perilaku seperti itu, tentu membuat kita sebal untuk melihatnya, namun juga menjadi hal yang amat dinantikan oleh sebagian orang.

Ada sebagian orang yang memamerkan hanrtanya dengan melalui konten, dan terbukti pamer harta sangat laris di nikmati oleh netizen.

Mengapa Orang Kaya Selalu Memamerkan Hartanya?

Banyak dari kalian bertanya-tanya, jika seseorang tersebut benar-benar suskes, mengapa mereka harus memamerkan hartanya?

Pertanyaan hal seperti ini sudah ada banyak dibenak orang, khsusnya dengan fenomena Flexing yang sekarang ini sudah merajalela.

Dengan kejadian ini telah merajalela, psikologis menyampaikan mengenai tentang flexing atau memamerkan harta.

Dimana seseorang yang selalu memamerkan hartanya, karena pamer adalah bentuk dari promosi diri sendiri agar selalu dipandang baik.

Namun, adakalanya kita juga harus mengampaikan pencampaian diri sehingga mendapatkan pengakuan dari orang lain.

Akan tetpai, pamer yang cenderung berlagak kaya dan memiliki segalanya, merupakan perilaku serampang yang sekedar ingin mendapatkan pujian dari banyak orang.

Baca juga: Tips Strategi Bisnis Untuk Mencapai Keuntungan

Biasnaya, mereka akan selalu memamerkan hartanya demi kepuasan diri sendiri tanpa memberikan manfaat bagi para penonton.

Para Penelitian menunjukkan, hanya menunjukkan dengan mengkalim di atas rata-rata pada beberapa bakat atau keterampilan terbukti dapat membuatnya penonton yakin akan kompetensinya, setidaknya sampai klaim tersebut terbuktui salah.

Artinya, perilaku pamer bisa berhasil karena audiens tidak, atau belum memiliki informasi yang cukup untuk mengevaluasi hal yang dipamerkan.

Biasanya Pamer Dijadikan Sebagai Ekspresi Kebanggan Diri Sendiri

Flexing atau memamerkan harta dan berbagai tindakan memuji diri sendiri meruakan ekpresi kebanggaan.

Akan tetapi, perilaku seperti ini biasanya menandakan mereka hanya butuh para penonton untuk ucapan selamat bagi diri sendiri tanpa harus dapat dukungannya.

Dengan itu, mereka membutuhkan orang lain untuk setuju dengannya dengan taktik memancing pujian.

Orang yang ahli pamer biasanya tidak akan terang-terangan mengatakan dirinya sendiri hebat.

Mereka akan merendah untuk meninggi dan membiarkan orang lain membenarkan apa yang mereka lakukan.

Seperti yang dikatakan oleh ilmuwan ternama Stephen Hawking. “Oramg-orang yang membual tantang IQ mereka, adalah pecundang”.

Tentunya, tidak ada seorang pun yang bisa membantah yang disempaiakn oleh seorang jenius dengan IQ 160.

Penutup

Demikian ulasan yang bisa admin sampaikan kepada kalian mengenai Pandangan Psikologis Tentang Kebiasaan Pamer Harta.

Bagi yang menyuaki artikel ini, kalian bisa mengunjungi Blog.resi.co.id untuk mendapatkan informasi terupdate dari admin.

You May Also Like

About the Author: Azis CS

Leave a Reply

Your email address will not be published.