Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan yang Wajib Diketahui

Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan yang Wajib Diketahui

Blog.resi.co.id – Hello everyone, pembahasan yang akan kalian simak dari ulasan admin mengenai Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan yang Wajib Diketahui.

Bagi yang telah mendapatkan peserta kartu BPJS kesehatan tentu harus mengetahui jenis penyakit apa saja yang ditanggung.

Karena tidak semua jenis penyakit bisa ditanggung BPJS, ada beberapa penyakit yang dapat ditanggung kartu BPJS kesehatan.

BPJS kesehatan adalah berupa asuransi dari pemerintah masuk ke dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Bentuk pelayanannya yang dapat diterima dari kartu BPJS bisa berupa rawat inap, berobat jalan, pembelian obat, operasi, persalinan, ambulan, layanan jenazah, dan masih banyak lagi.

Khususnya bagi layanan pengobatan, tindakan yang akan merajuk pada kategori penyakit yang mendasari berdasarkan hasil pemeriksaan.

Selain itu, ketentuan BPJS kesehatan yang bisa menanggung jenis penyakit telah diatur sepenuhnya dalam peraturan Menteri Kesehatan (permenkes) Nomor 28 Tahun 2014.

Tanggunan BPJS kesehatan sangat memungkinkan untuk semua peserta dari berbagai kelas supaya mendapatkan pelayanan dan jaminan yang sama.

Berikut Daftar Jenis Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan

Untuk kalian yang menjadi peserta atau telah mendapatkan kartu BPJS, maka kalian harus wajib mengetahui penyakit yag ditanggung BPJS Kesehatan.

Kalian bisa menyimaknya di bawah ini, dengan itu agar kalian dapat mengetahui jenis penyakit apa saja yang diterima BPJS Kesehatan.

  1. Gangguan somatoform
  2. Insomnia
  3. Gastroenteritis (termasuk kolera, giardiasis)
  4. Refluks gastroesofagus
  5. Defisiensi vitamin
  6. Defisiensi mineral
  7. Dislipidemia
  8. Hiperurisemia
  9. Pedikulosis kapitis
  10. Pediculosis pubis
  11. Scabies
  12. Reaksi gigitan serangga
  13. Dermatitis kontak iritan
  14. Dermatitis atopik (kecuali recalcitrant)
  15. Dermatitis numularis
  16. Napkin ekzema
  17. Dermatitis seboroik
  18. Pitiriasis rosea
  19. Mata kering
  20. Blefaritis
  21. Hordeolum
  22. Trikiasis
  23. Episkleritis
  24. Hipermetropia ringan
  25. Miopia ringan
  26. Mabuk perjalanan
  27. Furunkel pada hidung
  28. Rhinitis akut
  29. Rhinitis vasomotor
  30. Rhinitis alergika
  31. Benda asing
  32. Epistaksis
  33. Influenza
  34. Pertusis
  35. Faringitis
  36. Tonsilitis
  37. Laringitis
  38. Asma bronchiale
  39. Bronchitis akut
  40. Pneumonia, bronkopneumonia
  41. Tuberkulosis paru tanpa komplikasi
  42. Hipertensi esensial
  43. Kandidiasis mulut
  44. Ulcus mulut (aptosa, herpes)
  45. Parotitis
  46. Erisipelas
  47. Skrofuloderma
  48. Lepra
  49. Sifilis stadium 1 dan 2
  50. Tinea kapitis
  51. Tinea barbe
  52. Tinea facialis
  53. Tinea corporis
  54. Tinea manus
  55. Tinea unguium
  56. Tinea cruris
  57. Tinea pedis
  58. Pitiriasis versicolor
  59. Candidiasis mucocutan ringan
  60. Cutaneus larvamigran
  61. Filariasis
  62. Benda asing di konjungtiva
  63. Konjungtivitis
  64. Perdarahan subkonjungtiva
  65. Acne vulgaris ringan
  66. Hidradenitis supuratif
  67. Dermatitis perioral
  68. Miliaria
  69. Urtikaria akut
  70. Eksantemapous drug eruption, fixed drug eruption
  71. Vulnus laseraum, puctum
  72. Luka bakar derajat 1 dan 2
  73. Kekerasan tumpul
  74. Kekerasan tajam
  75. Pielonefritis tanpa komplikasi
  76. Fimosis
  77. Parafimosis
  78. Sindroma duh (discharge) genital (Gonore dan non gonore)
  79. Infeksi saluran kemih bagian bawah
  80. Vulvitis
  81. Vaginitis
  82. Anemia defisiensi besi pada kehamilan
  83. Ruptur perineum tingkat ½
  84. Abses folikel rambut/kelj sebasea
  85. Mastitis
  86. Cracked nipple
  87. Inverted nipple
  88. DM tipe 1
  89. DM tipe 2
  90. Obesitas
  91. Anemia defiensi besi
  92. Limphadenitis
  93. Demam dengue, DHF
  94. Malaria
  95. Leptospirosis (tanpa komplikasi)
  96. Reaksi anafilaktik
  97. Ulkus pada tungkai
  98. Lipoma
  99. Veruka vulgaris
  100. Moluskum kontangiosum
  101. Herpes zoster tanpa komplikasi
  102. Morbili tanpa komplikasi
  103. Varicella tanpa komplikasi
  104. Herpes simpleks tanpa komplikasi
  105. Impetigo
  106. Impetigo ulceratif (ektima)
  107. Folikulitis superfisialis
  108. Furunkel, karbunkel
  109. Eritrasma
  110. Infeksi pada umbilikus
  111. Gastritis
  112. Astigmatism ringan
  113. Presbiopia
  114. Buta senja
  115. Otitis eksterna
  116. Otitis Media Akut
  117. Serumen prop
  118. Demam tifoid
  119. Intoleransi makanan
  120. Alergi makanan
  121. Keracunan makanan
  122. Penyakit cacing tambang
  123. Strongiloidiasis
  124. Hipoglikemi ringan
  125. Malnutrisi energi protein
  126. Kejang demam
  127. Tetanus
  128. HIV/AIDS tanpa komplikasi
  129. Tension headache (sakit kepala tegang)
  130. Migrain
  131. Bell’s palsy
  132. VertigoVaginosis bakterialis
  133. Salphingitis
  134. Kehamilan normal
  135. Aborsi spontan komplit
  136. Askariasis
  137. Skistosomiasis
  138. Taeniasis
  139. Hepatitis A
  140. Disentri basiler,
  141. disentri amuba
  142. Hemoroid grade ½
  143. Infeksi saluran kemih
  144. Gonore

Berikut diatas merupakan jenis penyakit yang ditanggung kartu BPJS kesehata, kalian dapat menyimaknya ulasan yang telah admin terapkan.

Baca juga: Manfaat Buah Ciplukan Bagi Kesehatan

Penutup

Demikian ulasan yang bisa admin sampaikan kepada kalian semua mengenai Daftar Penyakit yang Ditanggung BPJS Kesehatan yang Wajib Diketahui.

Bagi yang menyukai artikel ini, kalian dapat mengunjungi Blog.resi.co.id, disana terdapat banyak informasi yang bisa kalian pelajari.

You May Also Like

About the Author: Azis CS

Leave a Reply

Your email address will not be published.